Untukmu Agamamu, Untukku Agamaku..

 

Agama, secara bahasa berasal dari kata aagama yang berarti “tradisi”, dan diambil dari bahasa Sansekerta. Dari sumber lain menjelaskan bahwa Kata agama berasal dari kata gam yang yang mendapatkan awalan dan akhiran a ,sehingga menjadi agama. Kata dasar gam ini mempunyai pengertian yang sama dengan kata gaan (belanda) dan go (bahasa inggris) yang berarti pergi. Setelah mendapat awalan a, maka artinya menjadi “jalan”.

Sedangkan dalam Islam, agama berasal dari Kata din dari bahasa Arab, dan dari kata daan ,yang berarti “utang”. sesuatu yang harus dipenuhi atau ditunaikan. Dalam bahasa Semit, induk bahasa Arab, kata din tersebut berarti undang-undang atau hukum.

Di Indonesia, yang sering digunakan ialah kata “agama”, karena budaya Hindu-Budha yang menggunakan bahasa Sansekerta  lebih dulu masuk ke Indonesia ketimbang Islam. Sehingga penggunaan kata “agama” lebih lazim digunakan.

Untuk saya pribadi, Agama ialah akar dari segala akar, maksudnya akar dari segala yang kita yakini. Saya jadi teringat akan motto yang sering didengungkan oleh guru sekolah saya, yaitu :

Dengan Seni hidup menjadi indah,

Dengan Ilmu hidup menjadi mudah,

Dengan Agama hidup menjadi terarah………

Ini sangat tepat dengan tema yang sedang dibicarakan, yaitu “Arti agama untukmu, dan agama yang bagaimana yang mengantarkan kita pada kebahagiaan”.

          Agama merupakan suatu hal yang sangat mendasar. Menurut saya, tanpa seni yang beragama hidup hanya akan menjadi indah yang semu; tanpa ilmu yang beragama, kemudahan dalam hidup pun bukan kemudahan yang hakiki; dan benarlah, tanpa agama hidup kita tidak akan memiliki arah dan tujuan.

  • Agama itu bukanlah sesuatu yang menyulitkan penganutnya, ini ada dalam konsep Islam. Islam itu mudah dan memudahkan.
  • Agama itu haruslah suci dan terus terjaga kesuciannya, ini juga telah dibuktikan dalam Islam
  • Agama seyogyanya bukan hanya mengatur mengenai hubungan antara manusia dengan Tuhan (Habluminallah), melainkan juga hubungan antara manusia dengan sesama (Hablumminannas), mengatur tentang pemerintahan, mengatur tentang hukum, perniagaan, pernikahan, dan lain-lain hingga masalah yang sangat sepele sekalipun. Ini juga sangat jelas diatur dalam konsep Islam.

Islam sangat memudahkan penganutnya, jika banyak yang mengatakan bahwa Islam itu sulit, banyak peraturan, dsb. Itu karena mereka sendiri yang menganggap Islam itu sulit. Allah sendiri yang menjelaskan bahwa :

“Allah menghendaki kemudahan bagi kamu dan tidak menghendaki kesukaran bagimu” (QS. 2:185).

Islam agama yang sesuai dengan fitrah manusia. Karenanya, seluruh ajaran Islam dapat dilaksanakan oleh manusia..

          Kebahagiaan hanya akan kita dapatkan ketika kita berkeinginan untuk mendapatkan sebuah kebahagiaan, lalu kita melakukan segala sesuatu (yang dibenarkan syar’i) untuk mendapatkan kebahagiaan itu. Menurut saya, itulah kebahagiaan hakiki.

Jika ditanya mengenai agama seperti apa yang mengantarkan kita pada kebahagiaan?? Saya akan jawab dengan tegas, ISLAM. Agama yang rahmatan lil ‘alamiin, agama yang universal, agama yang sebenar-benar agama.

*********************************************************

#elraihany#

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s